Gigi Bolong
"Anjrit!!! Gigi geraham gw bolong lagi, tambah
penyakit ajah." Spontan aja kata-kata itu muncrat sewaktu secuwir daging
ayam menyelip dalam gigi geraham kiriku yang berasal dari semangkok bubur
kemaren pagi.
Gigi bolong bukan disebabkan karena aku malas sikat
gigi, pokoknya minimal sehari sekali. Meski iklan odol di mengatakan bahwa
perlindungan berganda dan jaminan gigi sehat sampai hari tua, aku tahu itu cuma
iklan. Bahasa iklan memang cenderung melebih-lebihkan dan kadang
"berbohong." Seperti iklan odol merek Clo** Up yang mengaitkan gigi
putih dengan daya pikat pada lawan jenis. Coba deh dipikir emang ada cewek
naksir cowok (atau sebaliknya) karena lihat giginya???
Di itung-itung gigiku yang bolong udah tiga biji,
ditambah gigi depanku yang hampir patah karena tabrakan motor tahun 2003. Dua
gigiku sebelumnya ditambal gratis di Klinik Sya(-dibaca Suck)hid, klinik
kesehatan kampusku.
Pelayanan di klinik ini sangat buruk, terlebih untuk
mahasiswa yang mencoba menggunakan haknya berobat gratis (padahal bayar).
Kenyataanya setiap semester, mahasiswa harus membayar uang kesehatan sebesar Rp
7500. Bayangkan jika itu dikali 10 ribu mahasiswa. Kalo dikalkulasi, setiap
semester pihak rektorat berhasil meraup uang Rp 750 juta. Jikapun ada 500
mahasiswa yang menggunakan haknya untuk berobat, dan terkena biaya rata-rata
Rp. 50 ribu, Rektorat UIN masih untung besar. Sialnya, sisa dana yang besar itu
tidak pernah ada transparansinya.
Kembali lagi ke gigi bolong. Seperti kata pepatah nasi
sudah menjadi bubur. Begitulah gigi, kalo udah bolong ngga mungkin utuh lagi,
sampai dibawa mati. Rasanya, semakin banyak gigiku yang bolong, semakin dekat
aku pada kematian.

September 4th, 2006 at 12:35 am
ya elaaaaaah k irvan berlebihan…tenang aja k irvan gak akan wafat gara2 gigi bolong..k irvan kan nyawanya kayak kucing..wakakak…nikmatin aje ya cuy….sabar aja nak…sabar…ntar juga ilang sendiri sakitnya…kalo gak ilang..yawdah…nasib mu emang kali yeeee..makanya rajin sikat gigi..mandi aja susah gimana mau sikat gigi coba…makanya rajin mandi biar rajin sikat giginya…wakakakka
dadah..